Berdasarkan pengamatan, Pelabuhan Sampit dan daerah belakangnya (Hiterland) akhir-akhir ini menunjukkan prospek pertumbuhan yang meningkat cukup tinggi di bidang industri perkebunan dan pertambangan.
Sangat disayangkan alur pelayaran untuk memperlancar distribusi barang kurang mendukung, khususnya di sekitar muara sungai kondisi kedalaman alur masih kurang sehingga membatasi ukuran kapal yang akan mengangkut barang di terminal-terminal di Sungai Mentaya.
Dengan pertimbangan diatas, PT KSS mengusulkan untuk bersama ABUPI Koordinator Wilayah Kalimantan Tengah melakukan Studi Kelayakan Pendalaman dan Pengelolaan Alur Pelayaran Pelabuhan Sungai Mentaya yang dapat mendukung angkutan barang yang lebih ekonomis sehingga dapat lebih merangsang pertumbuhan industri perkebunan dan pertambangan di sepanjang Sungai Mentaya.

